Manfaat Olahraga Teratur Bagi Kesehatan

Manfaat Olahraga Teratur Bagi Kesehatan

Penulis: Surya

Dari beberapa penelitian tentang manfaat dari olahraga pada berbagai macam kelompok demografi seperti: laki-laki dan perempuan, anak-anak, remaja, dewasa, lansia, orang yang memiliki disabilitas, wanita hamil, dan wanita setelah melahirkan. Dari hasil penelitian itu diketahui olahraga memberi banyak keuntungan pada kesehatan, termasuk:

  • Mencegah penyakit jantung, stroke, beberapa jenis kanker, diabetes, osteoporosis, dan depresi.
  • Menurunkan tekanan darah dan kolestrol tinggi.
  • Meningkatkan kebugaran, stamina, dan kekuatan otot.
  • Meningkatkan kesehatan mental seperti mencegah depresi dan meningkatkan kemampuan kognitif serta
  • Mencegah Kematian Dini

Olahraga itu sendiri merupakan aktivitas fisik yang terencana, terstruktur, dan dilakukan berulang-ulang untuk meningkatkan kesehatan atau kebugaran. Selain dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran, olahraga juga dapat mencegah terjangkit berbagai macam penyakit. Manfaat olahraga bisa dinikmati tidak hanya oleh orang yang sehat saja, tetapi juga orang yang beresiko mengalami penyakit kronis, orang-orang yang terkena penyakit kronis, dan orang-orang yang memiliki disabilitas.

Tergantung pada jenis, intensitas, dan waktu olahraga yang dipilih, manfaat yang diperoleh dari berolahraga berbeda-beda. Yang pasti adalah semakin lama waktu yang anda habiskan untuk berolahraga, maka semakin besar manfaat yang anda peroleh. Manfaat berolahraga sudah dapat dinikmati jika anda melakukannya paling tidak 60 menit setiap minggunya. Namun, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, olahraga selama 150 menit (2 jam 30 menit) setiap minggunya dapat menurunkan resiko terkena penyakit kronis dan ganguan kesehatan lainnya secara berkala.

Pada dasarnya olahraga dapat dibagi menjadi tiga jenis kelompok kegiatan: aerobik, penguatan otot, dan penguatan tulang.

  • Untuk anak pada usia 3-5 tahun harus selalu aktif melakukan aktivitas fisik setiap hari agar dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan anak.
  • Untuk anak-anak usia 6 tahun hingga remaja usia 17 tahun, dianjurkan untuk berolahraga dengan intensitas menengah hingga tinggi paling tidak 60 menit setiap harinya. Olahraga yang dianjurkan adalah:
    • Aerobik intensitas sedang hingga tinggi 60 menit per hari dengan paling tidak 3 hari aerobik intensitas tinggi.
    • Penguatan otot paling tidak 3 hari setiap minggu sebagai bagian 60 menit olahraga setiap harinya.
    • Penguatan tulang paling tidak 3 hari setiap minggu sebagai bagian 60 menit olahraga setiap harinya.
  • Untuk orang dewasa, dianjurkan berolahraga selama 150 hingga 300 menit per minggu dengan intensitas menengah, atau 75 hingga 150 menit per minggu dengan intensitas tinggi. Olahraga yang dianjurkan adalah aerobik dengan melakukan penguatan otot, yang melibatkan 5 otot utama, paling tidak 2 hari seminggu.
  • Untuk lansia dianjurkan berolahraga dengan intensitas menengah selama 150 menit per minggu dengan kombinasi aerobik dan penguatan otot. Jika lansia tidak dapat berolahraga selama 150 menit karena penyakit kronis, maka dianjurkan untuk berolahraga semampunya.
  • Untuk wanita hamil dan setelah melahirkan dianjurkan berolahraga paling tidak 150 menit dengan intensitas rendah setiap minggu pada masa hamil dan setelah melahirkan. Olahraga yang disarankan adalah aerobik. Wanita hamil dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk menentukan olahraga yang cocok dilakukan selama masa hamil, karena kondisi setiap ibu hamil berbeda-beda.
  • Untuk orang dewasa yang memiliki penyakit kronis dan orang dewasa yang memiliki disabilitas, sama seperti orang dewasa pada umumnya, dianjurkan untuk berolahraga dengan intensitas menengah selama 150-300 menit, atau berolahraga dengan intensitas tinggi selama 75-150 menit. Olahraga yang dianjurkan adalah aerobik dan penguatan otot selama paling tidak 2 hari per minggu. Namun jika orang dewasa yang memiliki penyakit kronis dan orang dewasa yang memiliki disabilitas tidak dapat memenuhi anjuran di atas karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan, maka dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik sebisa mungkin.

Berdasarkan beberapa penelitian mengenai manfaat olahraga terhadap beberapa kelompok demografi, seperti pria dan wanita, anak-anak, remaja, dewasa, lansia, orang yang memiliki disabilitas, dan wanita saat hamil dan setelah melahirkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan berolahraga dapat memberikan manfaat yang luar biasa pada tubuh agar terhindar dari segala macam penyakit yang tidak kita ketahui kapan akan menyerang juga sebagai alat pertahanan diri terhadap cuaca ekstrem yang tidak menentu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *